Rabu, 02 November 2022

Tugas Pertemuan 10 Organisasi dan Arsitektur Komputer

Nama : Huda Ailia

NPM : 22312059

 

Cache

 

Cache ini sendiri terbagi menjadi dua kategori yaitu client-side caching dan server-side caching. Berikut adalah penjelasannya.

 

Client-side caching

Caching ini menyimpan data di dalam perangkat penggunanya dan bisa digunakan oleh pengguna kapan pun pengguna inginkan. Biasanya data disimpan di perangkat pengguna. Salah satu jenis client-side yang familiar adalah browser cache.

 

Browser cache

Browser cache dapat mempermudah dan mengurangi waktu memuat sebuah halaman website. Browser cache ini bekerja dengan cara melakukan caching saat kamu pertama kali mengunjungi website tersebut. Seluruh jenis browser, sudah menerapkan browser caching ini lho. Tapi perlu diingat, dalam jangka waktu tertentu data-data caching ini perlu dihapus agar tidak membebani kinerja komputer kamu.

 

Server-side caching

Sementara caching ini menyimpan data-data seperti gambar dan file di website ke dalam server dari website itu sendiri. Jadi pengguna dapat lebih cepat untuk mengakses website tersebut. Dengan begitu kecepatan website akan meningkat dan akan meningkatkan pengalaman pengguna, seperti yang sudah diberitahukan sebelumnya. Server-side caching ini memiliki beberapa jenis, berikut adalah jenis-jenisnya.

 

Database cache

Yang pertama adalah database cache. Database cache ini biasa digunakan oleh para pengembang aplikasi berbasis web dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan web menjadi lebih baik lagi. Keuntungan dalam menggunakan database cache ini adalah pemrosesan data berlangsung lebih cepat, dan mengurangi kinerja dari CPU.

 

Object  cache

Selanjutnya ada object cache. Object cache ini berfungsi untuk menyimpan data objek secara lokal dan data tidak perlu diambil secara berkala. Objek ini dapat berupa gambar, video, dokumen, atau file. Object caching ini menyimpan datanya pada cache lokal, jadi proses yang meminta data dapat dilakukan lebih cepat.

Manfaat utama dari object caching ini akan terasa jika kamu sebagai pengguna meminta data yang bersifat statis atau tidak berubah, maka data akan ditampilkan jauh lebih cepat karena data dapat diakses tanpa menggunakan server.

 

Opcode cache

Berikutnya opcode cache. Opcode cache digunakan untuk meningkatkan kinerja dari bahasa pemrograman PHP. Opcode cache ini adalah salah satu dari beberapa metode untuk meningkatkan performa dari PHP.

 

Page cache

Terakhir ada page cache. Page cache ini mirip dengan cache yang sebelumnya telah kita bahas, di mana page cache menyimpan halaman web secara lengkap untuk nantinya ditampilkan kepada user. Data tersebut akan disimpan ke dalam random access memory (RAM).

Manfaat dari page cache ini sama seperti cache yang lain, yaitu dapat meningkatkan waktu memuat sebuah website, selain itu akan memberikan pengalaman pengguna atau user experience yang lebih baik dalam menggunakan website.

 

Menyelaraskan tujuan dan intensif

Manager dapat meningkatkan koordinasi dalam rantai pasok melalui penyelarasan tujuan dan intensif sehingga setiap anggota dalam kegiatan rantai pasok bekerja untuk memaksimalkan total keuntungan rantai pasok.

 

Penggunaan asosiasi untuk mengurangi tingkat kesalahan

 

Menyelaraskan tujuan di seluruh rantai pasok

Koordinasi membutuhkan setiap tahap dari rantai pasok untuk fokus pada kelebihan rantai pasok atau total ukuran dari keseluruhan bukan hanya bagian individual mereka. Di lihat dari beberapa pendekatanya, setiap rantai pasok meninggalkan/menyisakan uang di meja. Suatu fokus dalam rantai pasok tidak mungkin muncul sampai tindakan dan insentif di rantai pasok selaras/sesuia dengan tujuan ini. Pembagian resiko melalui pendekatan seperti fleksibilitas kuantitas menumbuhkan total kelebihan (surplus)  rantai pasok ketika penumbuhan pembagian untuk setiap bagian. Kunci untuk koordinasi adalah dengan mekanisme yang memungkinkan pembentukan skenario yang saling menguntungkan dimana surplus rantai pasok tumbuh bersama dengan keuntungan utuk semua tahap rantai pasok.

 

Menyelaraskan insentif di seluruh fungsi

Satu kunci untuk keputusan koordinasi dalam sebuah perusahaan adalah memastikan bahwa tujuan setiap fungsi digunakan untuk mengevaluasi sebuah keputusan sejalan dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Semua keputusan fasilitas, transportasi, dan persediaan harus dievaluasi berdasarkan efek/pengaruhnya terhadap keuntungan, bukan total biaya, atau bahkan lebih parah, hanya biaya lokal. Bantuan ini menghindari situasi seperti manager transportasi membuat keputusan bahwa biaya transportasi terendah tetapi meningkatkan biaya keseluruhan rantai pasok.

 

Penentuan harga untuk koordinasi

Sebuah perusahaan dapat menggunakan lot-size berdasar kuantitas diskon untuk mencapai koordinasi pada komoditas produk jika perusahaan memiliki biaya tetap besar yang terkait dengan tiap lot. Untuk produk sebuah perusahaan yang memiliki kekuatan pasar, seorang manager dapat menggunakan dua bagian tarif dan volum diskon untuk membantu mencapai koordinasi . Dengan permintaan yang tidak pasti, perusahaan dapat menggunakan pembelian kembali, pembagian pendapatan, dan kontrak fleksibilitas kuantitas untuk mendorong  pengecer agar menyediakan tingkat ketersediaan produk yang memaksimalkan total keuntungan rantai pasok. Kontrak pembelian kembali telah digunakan di industri penerbitan untuk meningkatkan total keuntungan rantai pasok.

 

Mengubah kekuatan penjualan insentif dari sell in ke sell through

Setiap perubahan yang mengurangi insentif tenaga penjual untuk menekan produk ke pengecer untuk mengurangi bullwhip effect. Jika kekuatan penjualan intensif didasarkan pada penjualan selama perputaran jangka, insentif untuk menekan produk berkurang. Hal ini membantuan mengurangi pembelian langsung dan fluktuasi yang mengakibatkan pesanan. Manager dapat juga menghubungkan insentif untuk penjualan perorangan (karyawan) ke sell through melalui pengecer lebih cepat daripada sell in ke pengecer. Tindakan ini menghilangkan setiap motivasi karyawan penjualan yang mungkin perlu mendorong maju pembelian. Penghilangan dari pembelian langsung membatu mengurangi fluktuasi dalam aliran pesanan.

 

Meningkatkan keakuratan informasi

Manager dapat mencapai koordinasi melalui peningkatan ketersediaan keakuratan informasi untuk tahap yang berbeda dalam rantai pasok.

 

Pembagian poin data penjualan

Pembagian poin data penjualan dalam seluruh rantai pasok dapat membantu mengurangi bullwhip effect. Penyebab utama untuk gangguan informasi adalah fakta bahwa setiap tahap dari rantai pasok menggunakan pemesanan untuk meramalkan permintaan di masa mendatang. Mengingat bahwa pesanan yang diterima oleh tahapan berbeda yang bervariasi, ramalan pada tahap yang berbeda juga bervariasi. Pada kenyataannya, hanya permintaan rantai pasok yang harus memuaskan pelanggan akhir. Jika pengecer berbagi point data penjualan dengan tahap rantai pasok lainnya, seluruh tahap rantai pasok dapat meramalkan permintaan kedepan berdasarkan permintaan pelanggan. Berbagi point data penjualan membantu mengurangi gangguan informasi karena setiap tahap sekarang respon terhadap perubahan yang sama pada permintaan pelanggan. Pengamatan pembagian point data penjualan agregat yang memadai untuk memperkecil gangguan informasi. Kita tidak selalu membutuhkan pembagian detail point data penjualan. Penggunaan sistem informasi yang sesuai memfasilitasi pembagian dari beberapa data. Perusahaan dapat juga mengguanankan internet untuk membagi data dengan pemasok.

 

Penerapan kerjasama peramalan dan perencanaan

Suatu point data penjualan dibagi, tahap yang berbeda dari rantai pasok harus bekerjasama meramalkan dan merencanakan  jika koordinasi lengkap adalah yang akan dicapai. Tanpa kerjasama perencanaan, pembagian point data penjualan tidak menjamin koordinasi. Seorang pengecer mungkin telah mengamati permintaan yang besar dalam bulan januari, karena itu melaksanakan sebuah promosi. Jika tidak ada promosi yang direncanakan di Januari mendatang, peramalan pengecer akan berbeda dari peramalan perusahaan walaupun jika keduanya memiliki point data penjualan masa lalu. Perusahaan harus menyadari rencana promosi pengecer untuk mencapai koordinasi. Kunci untuk memastikan keseluruhan rantai pasok adalah mengoperasikan dengan peramalan pada umumnya. Untuk memfasilitasi tipe koordinasi ini dalam lingkungan rantai pasok, asosiasi standar sukarela antar industri perdagangan (VICS) telah menetapkan sebuah komite kerjasama perencanaan, peramalan, dan pengisian kembali (CPFR) untuk mengidentifikasi praktek terbaik dan merancang pedoman untuk kerjasama perencanaan dan peramalan. Praktek tersebut diuraikan kemudian di bab selanjutnya.

 

Merancang pengendalian tahap tunggal dari pengisian ulang

Perancangan sebuah rantai pasok dimana sebuah keputusan pengendalian tahap tunggal dari pengisian ulang untuk seluruh rantai pasok dapat membantu mengurangi gangguan informasi. Seperti yang telah disebutkan pada awal, sebuah kunci menyebabkan gangguan informasi adalah kenyataan bahwa setiap tahap dari rantai pasok menggunakan pesanan dari tahap sebelumnya sebagai sejarah permintaan. Sebagai hasilnya, setiap tahap memandang perannya sebagai salah satu pemesanan pengisian ditempatkan oleh tahap selanjutnya. Pada kenyataannya, kunci pengisian kembali adalah pada pengecer, karena dimana pembelian pelanggan terakhir berada. Ketika keputusan pengendalian tahap tunggal dari pengisian ulang untuk seluruh rantai pasok, masalah dari berbagai peramalan adalah dihilangkan dan diikuti koordiansi dalam rantai pasok .

 

Untuk sebuah perusahaan seperti Dell yang menjual secara langsung kepada pelanggan, pengendalian tunggal dari pengisian ulang adalah otomatis karena tidak ada perantara antara perusahaan dan pelanggan. Perusahaan secara otomatis menjadi point tunggal  untuk pengendalian pada keputusan pengisian ulang. Ketika penjualan terjadi melalui pengecer, ada beberapa praktek industri seperti program keberlanjutan pegisian ulang dan persediaan yang dikelola penjual yang akan dijelaskan di bab selanjutnya.

 

 Meningkatkan kinerja operasional

Manajer dapat membantu mengurangi penyimpangan informasi dengan peningkatan kinerja operasional dan merancang penjatahan sesuai skema dalam kasus kekurangan.

 

 Mengurangi waktu pesanan perlengkapan

Dengan mengurangi waktu pesanan perlengkapan, manajer dapat mengurangi ketidakpastian permintaan selama lead. Pengurangan lead time sangat bermanfaat bagi barang-barang musiman. Dengan demikian, pengurangan waktu pesanan perlegkapan membantu mengurangi penyimpangan informasi dengan menurunkan yang mendasari ketidakpastian permintaan. Hal-hal yang dapat dilakukan manajer untuk mengurangi lead time :

 

- Memesan secara elektronik, baik melalui e-commerce di internet atau melalui Electronic Data Interchange (EDI)

-Peningkatan fleksibilitas dan manufaktur selular pada pabrik tanaman

- ASNs yang terkait dengan penerimaan

- Cross-docking dapat terkait dengan perpindahan produk antara tahapan dalam rantai pasokan

 

Penggunaan cache bertingkat hierarki untuk mengurangi kesalahan penalti

Hierarki memori atau memory hierarchy

 

peningkatan waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke atas semakin cepat)

peningkatan kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)

peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin dekat)

penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal)

Memori yang lebih kecil, lebih mahal dan lebih cepat diletakkan pada urutan teratas. Sehingga, jika diurutkan dari yang tercepat, maka urutannya adalah sebagai berikut:

 

1.      register mikroprosesor. Ukurannya yang paling kecil tetapi memiliki waktu akses yang paling cepat, umumnya hanya 1 siklus CPU saja.

 

2.      Cache mikroprosesor, yang disusun berdasarkan kedekatannya dengan prosesor (level-1, level-2, level-3, dan seterusnya). Memori cache mikroprosesor dikelaskan ke dalam tingkatan-tingkatannya sendiri:

a)      level-1: memiliki ukuran paling kecil di antara semua cache, sekitar puluhan kilobyte saja. Kecepatannya paling cepat di antara semua cache.

b)      level-2: memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan cache level-1, yakni sekitar 64 kilobyte, 256 kilobyte, 512 kilobyte, 1024 kilobyte, atau lebih besar. Meski demikian, kecepatannya lebih lambat dibandingkan dengan level-1, dengan nilai latency kira-kira 2 kali hingga 10 kali. Cache level-2 ini bersifat opsional. Beberapa prosesor murah dan prosesor sebelum Intel Pentium tidak memiliki cache level-2.

c)      level-3: memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan cache level-2, yakni sekitar beberapa megabyte tetapi agak lambat. Cache ini bersifat opsional. Umumnya digunakan pada prosesor-prosesor server dan workstation seperti Intel Xeon atau Intel Itanium. Beberapa prosesor desktop juga menawarkan cache level-3 (seperti halnya Intel Pentium Extreme Edition), meski ditebus dengan harga yang sangat tinggi.

 

3.      Memori utama: memiliki akses yang jauh lebih lambat dibandingkan dengan memori cache, dengan waktu akses hingga beberapa ratus siklus CPU, tetapi ukurannya mencapai satuan gigabyte. Waktu akses pun kadang-kadang tidak seragam, khususnya dalam kasus mesin-mesin Non-uniform memory access (NUMA).

 

4.      Cakram Magnetis cakram magnetis, yang sebenarnya merupakan memori yang digunakan dalam memori utama untuk membantu kerja cakram magnetis.

 

5.      Cakram magnetis

 

6.      Tape magnetis

 

 

7.      Cakram Optik

 

Bagian dari sistem operasi yang mengatur hierarki memori disebut dengan memory manager. Di era multiprogramming ini, memory manager digunakan untuk mencegah satu proses dari penulisan dan pembacaan oleh proses lain yang dilokasikan di primary memory, mengatur swapping antara memori utama dan disk ketika memori utama terlalu kecil untuk memegang semua proses. Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:

 

1.      Meningkatkan utilitas CPU.

2.      Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU.

3.      Efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas.

4.      Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien.

 

Pengoptimalan perangkat lunak untuk meningkatkan efektivitas cache.

 

Cara Mengoptimalkan Kinerja RAM/CACHE

 

Berikut beberapa cara untuk mengoptimalkan RAM HP Android supaya tidak lemot seperti dikutip India Today:

 

1. Hapus aplikasi

Pertama-pertama, Anda harus mengetahui kapasitas memori RAM HP yang tersedia dan sudah digunakan dengan mengklik Android Settings > Memory. Selanjutnya pengguna bisa mengetahui jumlah memori yang digunakan aplikasi dengan mengklik "Memory used by apps"

Anda pun bisa menghapus aplikasi yang boros memori dengan mengklik sort by max. use di tiga tombol kanan atas. Pengguna juga bisa memaksa aplikasi berhenti beroperasi untuk membebaskan memori RAM HP Android.

 

2. Memilih mode disable apps

Anda bisa menonaktifkan aplikasi atau disable apps untuk program yang dibutuhkan pada saat-saat tertentu. Pengguna Hp bisa mengklik Settings > Apps untuk mengetahui aplikasi yang bisa dihentikan untuk sementara, selanjutnya klik disable.

 

3. Matikan animasi

Iklan untuk Anda: Ibu Rumah Tangga Ditemukan Dalam Perut Ular Raksasa: Rekamannya shocking!

Advertisement by

Animasi dan transisi memang bisa membuat tampilan HP Android keren tetapi penggunaan animasi membutuhkan memori RAM yang banyak. Jika kinerja HP lambat, Anda bisa menonaktifkannya atau disable app dengan membuka fungsi developer options.

Caranya adalah klik Settings > About phone dan ketik build number, hingga muncul tulisan Congrats! You are now a developer. Selanjutnya, pengguna bisa mengklik Settings > Developer dan scroll hingga menemukan Window animation scale, Transition animation scale, dan Animator duration scale. Tap salah satunya dan pilih Animation off.

 

4. Hentikan penggunaan live wallpaper

Google store menghadirkan banyak pilihan live wallpaper yang membuat tampilan tidak membosankan. Sayangnya, penggunaan live wallpaper membutuhkan banyak memori RAM sehingga kerja HP makin lemot.

Karena itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan live wallpaper dan extensive widgets. Cukup menggunakan wallpaper dan widget yang sederhana, misal kalender atau musik yang sedang diputar.

 

5. Gunakan aplikasi Booster

RAM memang menjadi hal yang penting bagi smartphone. Untuk itu, anda perlu menggunakan aplikasi booster RAM sebagai salah satu cara meningkatkan kinerja RAM pada android. Sehingga dengan adanya aplikasi booster ini, kinerja RAM anda dapat terkontrol dan stabil sehingga tidak mengakibatkan hang pada smartphone khususnya android karena kapasitas RAM yang kecil.

Pengguna bisa mendownload langsung aplikasi booster dari Google store karena aplikasi itu memungkinkan pengguna meningkatkan efektivitas memori RAM HP langsung dari homescreen. Beberapa aplikasi booster yang biasa digunakan adalah Clean Master, CCleaner, dan DU Speed Booster. Aplikasi ini bisa menjadi alternatif selain langsung masuk ke phone setting dan mengatur ulang tiap aplikasi dan file.

 

6. Hapus cache

Biasanya, aplikasi yang ada di HP Android tersimpan dalam cache supaya lebih mudah ditemukan saat akan dibuka dan menghemat data seluler. Karena itu, Anda harus menghapus data yang dicache dari satu aplikasi. Solusinya, Anda dapat menghapus data dari semua aplikasi bisa klik pengaturan, penyimpanan, dan hapus data yang disimpan dalam cache.

 

7. Hapus file download

HP Android biasanya menyimpan semua file yang diunduh meski belum tentu diperlukan pengguna. Jika file yang diunduh dan disimpan terlalu banyak, memori RAM HP berisiko penuh dan mengganggu kerja ponsel.

Pengguna disarankan segera menghapus file unduhan yang tidak diperlukan dengan mengakses file saya atau my file dan pilih file yang bisa dihapus, karena tidak dibutuhkan dalam kegiatan sehari-hari.

 

8. Kompresi foto

Selain file, foto juga memakan terlalu banyak memori RAM HP Android. Beberapa cara yang bisa diterapkan adalah mengecilkan ukuran foto (kompresi) dengan berbagai aplikasi yang tersedia di Google store, menyimpan dalam Google photo, dan memindahkan pada penyimpanan eksternal lain.

Untuk mengaktifkan Google photo cukup dengan membuka aplikasi, pengaturan, cadangkan dan sinkronkan, serta nyalakan.

 

9. Gunakan MicroSD

Biasanya, HP Android memungkinkan penggunaan Micro SD untuk penyimpanan ekstra selain memori ponsel. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk menyimpan aplikasi yang butuh banyak memori. Dikutip dari Fonepaw, bila aplikasi tersebut bisa dipindahkan akan muncul tombol pindahkan ke kartu SD.

Nah, begitulah cara meningkatkan kinerja RAM pada HP Android yang bisa anda gunakan untuk mengoptimalkan kinerja smartphone android anda. Karena dengan kinerja RAM yang meningkat, Anda dapat melakukan dan mengakses aplikasi di smartphone Anda tidak lemot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : Huda Aulia NPM : 22312059 Kelas : IF 22 Dx Pengertian  UMA Sistem UMA (Uniform Memory Access) adalah arsitektur memori bersama untuk ...